Air Terjun Kapas Biru Lumajang Air Terjun Lumajang Wisata Lumajang Terbaru

Objek wisata Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang menjadi salah satu air terjun di Lumajang sebagai tempat wisata Lumajang terbaru yang kini sudah mulai menarik perhatian khalayak umum. Meskipun Air Terjun Kapas Biru terhitung barulah seumur jagung tetapi dikarenakan memiliki keindahan dan suasana alam yang masih sangat asri, sehingga menjadi air terjun di Lumajang yang wajib dikunjungi.

Tempat wisata di Lumajang memang cukup beragam adanya, namun jika kamu bertanya tentang wisata air terjun Lumajang maka jawaban untuk pertanyaan tersebut berada di Pronojiwo Lumajang. Seperti yang telah kita ketahui bersama, Lumajang memiliki bentang alam yang terletak disekitar kaki Gunung Semeru. Sehingga jika kamu bicara tentang wisata alam Lumajang ternyata memiliki potensi alam yang begitu mengagumkan. Kendati demikian, pariwisata Lumajang tergolong masih sangat dini bila ingin menjadi salah satu tujuan wisata yang bertaraf internasional. Namun dewasa ini, pihak PemKab berusaha keras dengan menggandeng Dinas Pariwisata untuk mulai menggarap secara serius beberapa wilayah yang dianggap memiliki potensi. 

Seperti contohnya pada wilayah Kecamatan Pronojiwo Lumajang yang kini telah dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki wisata air terjun di Jawa Timur terindah. Jika mungkin kamu telah mengenal Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang melalui media sosial, maka kini tak ada salahnya kamu mencoba datang berkunjung ke Air Terjun Kapas Biru. Penasaran akan keindahannya? ada baiknya kamu simak ulasannya dalam artikel Tempat Wisata Mania kali ini.

Pada siang hari ini saya akan memaparkan secara detail perihal Air Terjun Kapas Biru Lumajang air terjun Lumajang wisata Lumajang terbaru. Semoga kiranya segala informasi yang nanti akan disampaikan dapat dijadikan sebagai sumber referensi tambahan bagi kamu atau pun para pembaca budiman sekalian.

Air Terjun Kapas Biru
Air Terjun Kapas Biru Lumajang
Kecamatan Pronojiwo, Lumajang memiliki batas wilayah administratif yang terletak di sebelah utara Gunung Semeru, sebelah selatan Kecamatan Tempursari, sebelah timur Kecamatan Candipuro dan sebelah barat Kabupaten Malang. Dengan letak yang cukup strategis tersebut maka Pronojiwo menyimpan pesona sebagai lokasi wisata air terjun di Lumajang terbaik. Air Terjun Kapas Biru adalah salah satu contohnya, sejak dibuka pada 2015 lalu air terjun Jawa Timur ini telah menarik perhatian khalayak umum. Pernah di liput dalam sebuah acara traveling milik salah satu stasiun swasta yang mengangkat beberapa lokasi air terjun Lumajang kian menambah rasa penasaran para penggemar travelling nusantara. Bahkan setelah berjalan selama 2 tahun ini, ternyata air terjun ini telah sukses menarik wisatawan asal mancanegara seperti asal malaysia dan Australia.

Lokasi Air Terjun Kapas Biru terletak di Kecamatan Pronojiwo atau tepatnya sekitar 51.6 Km dari pusat Kota Lumajang dan bila dari Malang memiliki jarak sekitar 70.1 Km. Bila kamu ingin berkunjung, kamu dapat mengikuti jalan menuju Air Terjun Kapas Biru dengan rute sebagai berikut.

*Dari Lumajang
  • Kamu dapat langsung mengarahkan kendaraan menuju Jl. Raya Dampit-Lumajang, kemudian arahkan ke Jl. Nasional III di Candipuro dan lewati Polsek Candipuro.
  • Kemudian ikuti terus jalan tersebut hingga nantinya kamu akan naik kearah Gunung Sewu dan melewati Jembatan Gladak Perak.
  • Setelah itu kamu cukup ikuti saja jalan tersebut hingga nanti akan masuk ke wilayah Kecamatan Pronojiwo. 
  • Terus dijalan tersebut hingga nanti kamu akan menemukan marka petunjuk jalan ke arah Goa Tetes/Air Terjun Tumpak Sewu. Karena letak Air Terjun Kapas Biru terletak sebelum kedua lokasi air terjun tersebut.
  • Setelah mengikuti jalan tersebut, maka pertama kamu akan melewati pintu masuk Air Terjun Sumber Telu/Coban Sumber Telu yang ditandai dengan sebuah benner di kanan jalan. Kemudian lewati itu dan tak jauh maka kamu akan menemukan sebuah benner bertuliskan "Air Terjun Kapas Biru" dikanan jalan disebuah tikungan. 
  • Disamping banner tersebut terdapat sebuah jalan menurun yang tak terlalu besar (hanya cukup 1 mobil) dan masuklah kamu ke jalan tersebut maka kamu akan tiba di lokasi air terjun ini.
*Dari Jember
  • Arahkan kendaraan kamu menuju Pasar Kencong, kemudian nantinya kamu akan menemukan sebuah lampu merah dan belok kiri lalu terus ikuti jalan tersebut hingga masuk ke Jombang.
  • Setelah itu tetap ikuti jalan tersebut menuju Tempeh, lalu masuk ke arah Dampit/Turen hingga nantinya masuk ke Candipuro.
  • Kemudian sama seperti dari arah Lumajang kamu akan masuk melewati Gladak Perak dan ikuti seperti petunjuk diatas.
*Dari Malang
  • Arahkan kendaraan kamu menuju Turen, setelah itu belok kiri di PT. Pindad. Kemudian arahkan kembali menuju Dampit.
  • Setelah itu ikuti terus jalan tersebut hingga nantinya kamu akan masuk ke Jl. Dampit-Lumajang/Jl. Nasional III. 
  • Tetap berada di jalan tersebut hingga kamu mulai masuk ke wilayah Kecamatan Pronojiwo, setelah itu kamu akan menemukan spanduk/benner untuk masuk ke Air Terjun Tumpak Sewu. 
  • Lewati itu hingga kamu juga akan melewati benner Goa Tetes sekitar 500 meter kedepan, setelah itu lurus terus hingga kamu menemukan Polsek Pronojiwo dan banner masuk Air Terjun Kabut Pelangi.
  • Dari titik ini pelankan laju kendaraan hingga nanti terdapat sebuah spanduk membentang ditengah jalan bertuliskan "Air Terjun Kapas Biru", lalu lihat disisi kanan jalan terdapat sebuah jalan menanjak tak terlalu besar (hanya cukup 1 mobil) dan kamu masuk ke jalan tersebut.
  • Jika kamu terlewat dan tak bisa menemukan jalan/gang masuk tersebut tak perlu khawatir. Nantinya sekitar 300 meter didepan terdapat sebuah tikungan dan ada banner besar untuk jalan masuk yang dari arah Lumajang.
Air Terjun Kapas Biru
dari arah Lumajang/Jember masuk ke jalan samping banner
Air Terjun Kapas Biru
dari arah Malang masuk jalan sebelum tikungan
Setibanya di lokasi parkir, kamu akan dikenakan biaya sekitar Rp. 5000 untuk motor dan Rp. 10.000 untuk mobil. Perihal biaya tiket masuk Air Terjun Kapas Biru terbaru update 2017 sebesar Rp. 5.000/orang. Setelah itu kamu dapat berjalan kaki menuju jalan setapak dan melewati 3 rumah dibelakang lokasi parkir, ketiga rumah ini adalah milik keluarga "Pak Martono" yang notabene selaku pemilik tanah di lokasi air terjun ini. Pada salah satu rumah tersebut terdapat sebuah rumah milik "Bu Martini" (adik dari Pak Martono) yang mempunyai usaha sebuah warung, dirumah inilah yang biasa digunakan oleh para pengunjung beristirahat sejenak sebelum/sesudah dari lokasi air terjun. Sebelum lanjut, sebagai tambahan wawasan tentang Teluk Love Jember.

Air Terjun Kapas Biru
area parkir kendaraan
Saya sempatkan untuk berbincang dengan Pak Martono dan Bu Martini yang banyak bercerita seputar air terjun ini. Beliau menuturkan dahulu disepanjang jalur menuju lokasi air terjun hanya dilalui para petani untuk mencari rumput/ke ladang milik mereka. Dahulu jalan hanya bisa dilalui satu orang saja, sehingga bila berpapasan salah satu harus ada yang mengalah. Kemudian Pak Martono yang sudah berumur sekitar 70an ini mulai mengecor sendiri jalur tersebut agar lebih mudah dilalui dan ditambahkan dengan tangga serta besi sebagai pegangan tangan saat berjalan. 

Kemudian Bu Martini pun ikut bercerita tentang adanya sebuah polemik yang terjadi seputar Air Terjun Kapas Biru. Dimenambahkan bercerita pada 2015 lalu saat ada rencana tempat ini akan dijadikan sebuah objek wisata air terjun di Pronojiwo terdapat dua kubu yang saling pro dan kontra terhadap gagasan tersebut. Dikarenakan mulai ramai diperbincangkan, maka Kepala Desa pun menengahi permasalahan ini. Kemudian Kepala Desa meminta rujukan pada pihak Kecamatan hingga tingkat Kabupaten yang setuju untuk dibuka sebagai lokasi wisata. Kemudian lewat pihak Perhutani membeli tanah milik Pak Martono seluas 1 hektare di lokasi air terjun. Melalui kerja sama pada para pemuda sekitar yang bertugas mengelola tempat ini dengan saling berbagi hasil (konsinyasi) penjualan tiket serta parkiran, objek wisata Lumajang ini akhir mulai berjalan dan dibuka untuk umum. 

Bu Martini sekeluarga mulai mencurahkan isi hatinya terhadap para pemuda pengelola tempat ini, dimana beranggotakan awal sekitar 24 orang dan kini hanya 16 anggota ini sering tak sopan pada keluarganya. Dimana ibu berumur sekitar 40an ini pun bercerita selama perjalanan 2 tahun wisata Lumajang Kapas Biru ia tak pernah sekali pun diberikan biaya kompensasi dalam bentuk apapun, padahal setiap harinya jalan rumahnya dilalui oleh para pengunjung. Kendati pun begitu ia sekeluarga pun tetap baik menyambut setiap pengunjung yang datang, ia hanya kesal terhadap perlakuan dari para pemuda pengelola saja. Sebagai buktinya ia sekeluarga sangat ramah pada saya.

Dari kawasan lokasi area parkir ini, kamu nantinya akan berjalan kaki/trekking sejauh 1 1/4 Km menyusuri jalan setapak. Dimana pertama kamu akan masuk kearea perkebunan salak milik warga yang kemudian turun perlahan menuruni tebing sekitar sedalam 30 meter. Dimana jalurnya terbilang tak terlalu menguras fisik jika dibandingkan dengan Air Terjun Tumpak Sewu. Perlu menjadi catatan bagi kamu yang ingin ke lokasi Air Terjun Kapas Biru, sepanjang jalur ini terdapat banyak air terjun berukuran kecil yang berjumlah setidaknya terhitung sekitar 7 buah air terjun. Sehingga banyak pengunjung yang datang merasa bingung dan salah, kemudian akhirnya memutuskan kembali ke lokasi parkir. Sebagai kunci untuk menemukan lokasi Kapas Biru, kamu haruslah melewati sawah dan kemudian jembatan bambu. Dari jembatan bambu air terjun sudah terlihat dan hanya berjarak sekitar 150 meter lagi. Dimana lokasinya berada dipaling ujung/akhir sehingga sudah tak ada jalan lagi. Tambahan wawasan juga tentang Tanah Lot Bali Saat Ini.


Air Terjun Kapas Biru
turun melewati tangga
Air Terjun Kapas Biru
banyaknya lokasi air terjun
Air Terjun Kapas Biru
lewati sawah
Air Terjun Kapas Biru
lewati jembatan bambu
Setibanya dilokasi sudah ada beberapa fasilitas pendukung kegiatan wisata disekitar lokasi Kapas Biru seperti diantaranya terdapat 3 saung/gazebo, bangku bangku yang terbuat dari bambu, toilet, serta warung (hanya buka di Sabtu/Minggu saja). Puaskan liburan kamu di destinasi wisata Lumajang ini dengan berfoto atau bernarsis ria disekitar air terjun, lokasinya yang di disain seasri dan sealami mungkin sehingga dapat menonjolkan sisi natural dalam karya foto yang dihasilkan. Selain itu air terjunnya sendiri pun begitu fotogenic dengan perpaduan pepohonan, air yang deras serta tebing yang berwarna kecoklatan. Sehingga tak heran banyak para penggemar/komunitas fotografer yang rela datang dari jauh untuk dapat mengabadikan keindahan air terjun ini. Melihat suasana di air terjun ini, terbesit sebuah pertanyaa dalam benak, Mengapa warna tebing ini coklat? entah mungkin memiliki kandungan zat tertentu yang menyebabkan demikian, yang jelas perlu ada penelitian lanjut untuk mengetahui kebenarannya.

Air Terjun Kapas Biru
indahnya Air Terjun Kapas Biru

Air Terjun Kapas Biru
fasilitas warung yang buka kala ramai pengunjung saja
Bagi kamu yang ingin berenang, memang disini kamu tak diperbolehkan berenang. Pasalnya mengingat debit air yang terjun dari ketinggian sekitar 100 meter ini begitu deras, sehingga tentu dapat berbahaya bagi keselamatan. Akan tetapi, tak perlu khawatir, kamu masih tetap bisa berenang dan merasakan segarnya air disekitar sungai aliran Air Terjun Kapas Biru. Bagi kamu yang ingin bermalam, memang tak ada fasilitas penginapan, sehingga mau tidak mau kamu dapat menuju lokasi Air Terjun Tumpak Sewu karena disana sajalah yang terdapat fasilitas penginapan. Atau bisa juga bagi kamu yang mempunyai kegemaran outdoor, kamu dapat camping disekitar lokasi air terjun, dimana bila berminat kamu cukup utarakan saja keinginan tersebut pada pihak pengelola di area parkir. Tak perlu khawatir dengan gangguan dari hewa liar, pasalnya hutan dikawasan ini tak memiliki satwa buas sehingga cukup aman bagi kamu yang ingin camping.

Air Terjun Kapas Biru
nikmati keindahan Air Terjun Kapas Biru
Air Terjun Kapas Biru
sejuta keseruan di Air Terjun Kapas Biru
Air Terjun Kapas Biru
segarnya dan dinginnya air sungai 
Melihat segala potensinya maka tak salah memang jikalau kebetulan kamu sedang berada di sekitar Lumajang, sempatkan untuk berkunjung ke air terjun Lumajang ini. Agar kamu dapat merasakan sendiri pengalaman berlibur dan menikmati salah satu air terjun terindah di Jawa Timur.

*Tips
  • Gunakan applikasi maps pada smartphone sebagai panduan jalan menuju Air Terjun Kapas Biru.
  • Jika kamu berasal dari luar Lumajang dan kebetulan datang dimalam/dini hari, tak perlu takut karena disekitar kawasan wisata ini sangat aman. 
  • Kemudian kamu dapat mendatangi rumah Bu Martini (rumah yang memiliki spanduk warung), jika kamu sungkan membangunkan beliau kamu bisa langsung saja tidur diterasnya dan nanti sekitar pukul 03.00 disetiap harinya Bu Martini sudah bangun. 
  • Tak perlu heran jika disekitar sini banyak anjing karena masyarakat di desa ini begitu beragam.
  • Kemudian bila kamu dipagi hari pada hari biasa (Weekday) dan kebetulan lokasi area parkir masih sepi baik dari pengelola ataupun pengunjung lainnya, tak perlu takut kamu dapat parkirkan saja kendaraan kamu. Dijamin aman dan nanti sekitar jam 12 siang barulah akan ada para pemuda pihak pengelola yang menjaga parkiran tersebut.
Melihat panorama alam yang indah pada kawasan ini tentulah dapat dibayangkan akan kebesaran dari Sang Pencipta. Ia adalah sesosok zat yang Maha Kaya, sehingga tak perlulah bagi kita sibuk mencari Tuhan itu sebenarnya berada. Tuhan sebetulnya berada dalam hati setiap manusia, cobalah dengarkan suara kecil di dalam hati, maka kita akan yakin pada suara baik tersebut merupakan suara Tuhan. Kemudian melalui alam semesta ini kita dapat meyakini kebesaranNya dan melalui diri inilah cermin akan kebaikan dari semua sifat-sifatNya. Percayalah itu maka niscaya kita akan menjadi pribadi yang baik.

Sebagai tambahan informasi juga tentang Air Terjun Sri Gethuk.

Demikianlah ulasan saya kali ini perihal Air Terjun Kapas Biru Lumajang air terjun Lumajang wisata Lumajang terbaru. Terima kasih telah berkunjung ke Tempat Wisata Mania, semoga dari segala informsi yang telah disampaikan dapat membantu dan bermanfaat bagi kamu atau para pembaca budiaman dimana pun berada.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel