Goa Tetes Lumajang Wisata Air Terjun Gua Tetes Lumajang

Wisata Goa Tetes Lumajang atau Air Terjun Gua Tetes Lumajang Jawa Timur salah satu tempat wisata di Lumajang terpopuler sudah sejak lama. Keunikan serta keindahan Goa Tetes Pronojiwo Lumajang mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke air terjun di Lumajang yang satu ini. Maka tak heran jikalau pada hari libur sudah pasti lokasinya akan banyak dikunjungi oleh para wisatawan.

Sebelum lanjut apakah kamu pernah mendengar Air Terjun Gua Tetes Dampit? sebenarnya ini air terjun atau sebuah goa sih? ya, mungkin pertanyaan tersebut bisa saja terlontar, mengingat namanya yang membuat kita gagal fokus. Sebenarnya wisata alam di Lumajang ini merupakan sebuah gabungan antara sebuah air terjun dan goa, cukup unik bukan? 

Jika kita bicara tentang Kota Lumajang, perlu diakui jikalau kota ini terbilang tak begitu luas serta belum sepopuler kota-kota lainnya di Jawa Timur. Akan tetapi wilayahnya yang dikelilingi oleh beberapa kawasan pegunungan seperti Gunung Semeru, Gunung Bromo hingga Gunung Argopuro telah menjadi berkah alam tersendiri. Oleh sebab itu kota ini memiliki potensi alam yang telah dikembangkan menjadi tempat wisata di Lumajang terbaik, seperti Goa Tetes ini contohnya. Mengingat akan potensi tersebut, maka dalam konten artikel Tempat Wisata Mania berikut ini akan mengulas tentang air terjun di Jawa Timur ini.

Pada siang hari ini saya akan memaparkan secara detail perihal Goa Tetes Lumajang wisata Air Terjun Gua Tetes Lumajang. Semoaga segala informasinya nanti dapat menjadi sumber inspirasi bagi kamu ataupun para pembaca budiman sekalian.

Goa Tetes
Goa Tetes
Apakah kamu tau tentang asal usul sejarah Goa Tetes? Dikenal sejak tahun 1982 yang lalu, objek wisata di Lumajang ini telah menyedot banyak perhatian para wisatawan. Penamaan lokasi ini dikarenakan letaknya yang tepat berada dibawah sebuah air terjun, sehingga banyak tetesam air didalam goa ini yang berasal dari resapan air yang menetes dari langit-langit goa.

Menurut penuturan Mas Yanto (seorang penjaga Air Terjun Tumpak Sewu), ia menceritakan jikalau yang pertama kali menemukan goa ini ialah seorang penggergaji kayu pada tahun 1969. Kemudian pada 1975, barulah goa ini mulai dikunjungi yang sebagian besar pengunjungnya diwaktu itu ialah organisasi Pramuka dari sekolah-sekolah disekitar. Dikarenakan unik dan dinilai memiliki potensi, maka pada 1982 pihak PemKab mulai menggarap dan mengelola tempat ini secara serius sebagai salah satu tempat wisata Lumajang.

Lantas dimanakah lokasi Goa Tetes? terletak di Desa Sidomulyo, Pronojiwo, Lumajang atau tepatnya berada setelah lokasi Air Terjun Kapas Biru dan sangat dekat dari lokasi Air Terjun Tumpak Sewu. Bagi kamu yang tertarik untuk berkunjung, kamu diharuskan tiba terlebih dahulu di kota ini, kemudian kamu dapat mengikuti petunjuk rute jalan ke Goa Tetes dibawah ini.
  • Setibanya di kota ini, kamu dapat langsung mengarahkan kendaraan menuju Dampit-Pronojiwo.
  • Bagi kamu yang berdomisili di Jember atau Banyuwangi, maka kamu dapat langsung menuju  Piket Nol dengan menggunakan rute Jember-Kencong-Jombang-Tempeh-Dampit-Pronojiwo.
  • Dimana nantinya kamu akan melewati kawasan Jembatan Gladak Perak yang sudah terkenal akan pemandangan indahnya, berupa sebuah jembatan yang membentang diatas sungai berpasir. Menurut penuturan warga dilokasi ini merupakan kawasan penambangan pasir.
  • Setelah kamu melewati Gladak Perak, maka kamu akan tiba di Pronojiwo dan kamu hanya cukup ikuti marka petunjuk jalan menuju lokasinya.
Sebagai tambahan wawasan, sebenarnya Goa Tetes telah dibuka untuk umum lebih dulu dibandingkan Tumpak Sewu. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya 2 gang pintu masuk yang berbeda, padahal letaknya saling bersebelahan (satu aliran sungai yang sama). Dimana sejak wisata Air Terjun Tumpak Sewu dibuka untuk umum 2 tahun lalu, membuat kedua wisata air terjun ini memiliki satu akses masuk yang sama. Saya akan jelaskan, dimana umumnya para wisatawan berkunjung terlebih dahulu ke Tumpak Sewu baru kemudian berkunjung ke Goa Tetes dengan cara menuruni anak tangga hingga ke dasar sungai, setelah tiba didasar sungai belok kanan menuju Tumpak Sewu, sedangkan belok kiri menuju Goa Tetes. Dengan cara demikian, kamu akan mendapatkan keuntungan sebagai berikut ini,
  • Tak perlu lelah bolak-balik dan naik-turun jurang, pasalnya kedua lokasi air terjun ini berada persis dibawah jurang/tebing.
  • Tak perlu membayar biaya retribusi tiket masuk dan parkir kendaraan lagi.
  • Hemat waktu dan tenaga.
Mengingat lokasi Tumpak Sewu yang tidak memiliki kolam untuk berenang, maka biasanya para wisatawan akan bermain air disekitar Goa Tetes. Lokasinya cukup aman, dimana kucuran airnya pun tak begitu deras dan mengalir mengikuti bebatuan disekitar. Jika kamu perhatikan terdapat keunikan lainnya pada bebatuan disekitar goa, untuk bebatuan ini umumnya berwarna kekuningan, hal tersebut dikarenakan batu-batu disini memiliki kandungan belerang yang cukup tinggi.

Goa Tetes
jalan menuju Goa Tetes
Bagi kamu penggemar kegiatan adventure ataupun outdoor, maka kamu wajiblah untuk datang berkunjung ke Goa Tetes. Pasalnya pada bagian dalam tempat wisata Jawa Timur yang jarang dikunjungi ini begitu eksotis, kamu dapat menyaksikan beragam bentuk serta ukuran dari batu stalaktit dan stalagmit. Suasanya begitu indah kala tetesan air yang mengalir melalui stalaktit. Sebenarnya apa itu stalatik? dan apa perbedaannya dengan stalagmit? Stalaktit adalah sejenis speleothem (mineral skunder) yang menggantung pada langit-langit goa kapur. Sedangkan Stalagmit adalah batuan yang terbentuk dari kumpulan kalsit (kalsium karbonat) yang berasal dari tetesan air. Biasanya stalagmit dapat ditemukan dilantai goa dan berada tepat dibawah Stalaktit.

Menariknya didalam Goa Tetes inilah, kamu dapat melihat sebuah stalaktit dan stalagmit yang menyatu, tentu kamu sudah terbayang bukan dari umur batuan ini? perlu kita ketahui jika biasanya pertumbuhan stalaktit dan stalagmit sekitar 0.13 mm atau sekitar 0.005 incil/tahun. Sehingga apabila kedua batuan ini menyatu , maka dibutuhkan waktu sekitar jutaan tahun lamanya. Oleh sebab itu, bagi kamu yang berkunjung diharapkan untuk menjaga dan tidak merusak bebatuan ini.

Goa Tetes
suasana di dalam Goa Tetes
Goa Tetes
stalaktit di dalam Goa Tetes
Selain kelebihan tersebut, ternyata Goa Tetes juga menyimpan beberapa mitos yang beredar. Menurut penuturan masyarakat sekitar, beberapa mitos tersebut ialah
  1. Bila mandi di Goa ini, bisa awet muda
  2. Enteng jodoh
  3. Jika ada pasangan yang berkunjung dan sedang dalam keadaan tidak baik (bertengkar), maka hubungan tersebut akan menjadi baik (rujuk kembali)
*Tips
  • Gunakan applikasi maps pada smartphone untuk tambahan acuan rute jalan
  • Hati-hati jalan yang akan dilalui berkelok-kelok dan banyak kendaraan besar yang lalu lalang
  • Hati-hati melangkah dilokasi goa, perhatikan batu yang akan dipijak, pilihlah batu yang dialiri oleh air karena pada titik inilah tak ada lumut.
  • Jangan lupa bawalah baju ganti
  • Perhatikan waktu berkunjung, jika kamu tiba dilokasi pukul 15.00 WIB, sebaiknya jangan memaksakan kunjungan. Pasalnya kamu diharuskan menuruni tebing untuk menuju goa dan pastinya akan berbahaya bila larut petang.
Memang untuk berkunjung ke tempat ini membutuhkan perjuangan, seperti halnya hidup ini yang selalu dipenuhi oleh tantangan, dimana tantangan yang harus dihadapi dan perjuangan yang harus dimenangkan. Bila capek tak perlu rasanya kita terlalu mengeluh, pasalnya capek itu adalah tanda jika kita sedang berjuang untuk sesuatu, mungkin masa depan atau mungkin seseorang.

Sebagai tambahan informasi juga tentang Curug Cikaso.

Demikianlah ulasan saya kali ini perihal Goa Tetes Lumajang wisata Air Terjun Gua Tetes Luamajang. Terima kasih telah berkunjung ke Tempat Wisata Mania, semoga segala informasi yang telah disampaikan dapat membantu dan bermanfaat bagi kamu atau para pembaca budiman dimanapun anda berada.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel